Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Juli 2010

ciri tabung elpiji yg aman


Pertamina memastikan bahwa tabung elpiji 3 kilogram yang dipakai untuk subsidi konversi bahan bakar minyak ke gas telah memenuhi syarat mutu. Tapi, apakah semua tabung yang dijual di pengecer pasti sesuai standar.

Pengecer resmi tentu hanya memperoleh tabung yang sesuai standar dari distributor yang mengambil dari depot-depot Pertamina. Tapi, dalam perjalanan distribusi tabung, tidak semua bisa menjamin kondisi tabung tetap aman sesuai standar mutu. Apalagi jika ada yang nakal mencoba menjual tabung gas palsu yang tentu berbahaya.

Tidak salah kalau konsumen mengecak tabung elpiji yang akan dipakai. Bagaimana ciri-ciri tabung elpiji 3 kg yang pengadaannya melalui pabrikan yang ditunjuk oleh Pertamina. Berikut tipsnya:



1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok)
2. Pemasangan valve, sisa ulir valve yang tampak adalah 3-5 ulir.
3. Rigi-rigi (bentuk permukaan) hasil las baik (harus halus dan mulus).
4. Mutu pengelasan baik (tidak terdapat cacat: undercut, pin hole atau retak)
5. Mutu petandaan/penandaan tabung baik:
a. Penandaan pada sisi hand guard dengan stamping

  • - diproduksi untuk Pertamina
  • - kode produksi pabrikan dan nomor seri
  • - water capacity
  • - tara weight
  • - test pressure
  • - bulan dan tahun pembuatan
  • - penandaan SNI pada produk (stamping)



b. Sablon dan emboss pada badan tabung

  • - Lingkaran merah di sekitar neck ring dengan lebar pengecetan 20 + 1mm
  • - Emboss logo Pertamina
  • - Lambang LPG Pertamina
  • - Sablon pada sisi hand guard
  • - Sablon bulan dan tahun uji selanjutnya



6. Lakukan pemeriksaan tabung elpiji 3 kg sebelum digunakan:
a. Pastikan segel/security seal cap dalam keadaan baik.
b. Pastikan tersedia inner seal pada valve
c. Pastikan tidak ada kebocoran pada body tabung (contoh: pada bagian las)
d. Pastikan tidak ada kebocoran pada sambungan tabung dan valve.
e. Pastikan tidak ada kebocoran pada sambungan tabung dan regulator.
f. Pastikan bahwa rubber seal dalam keadaan baik.

Pertamina Tarik 1 Juta Tabung Elpiji 3 Kg

Jakarta - PT Pertamina (Persero) telah menarik 1 juta tabung elpiji 3 kg yang tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). BUMN migas itu memastikan tabung yang beredar di masyarakat dalam kondisi aman.

"Jadi sekarang sudah ditarik 1 juta tabung yang tidak ber-SNI oleh Pertamina," jelas Sekretaris Menkokesra, Indroyono Soesilo dalam konferensi pers di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (30/7/2010).

Menurut dia, penarikan elpiji 3 kg yang tidak ber-SNI dilakukan secara alamiah, saat tabung elpiji 3 kg diisi ulang di stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE)." Jadi 9 juta tabung yang tak ber-SNI itu secara alamiah akan diganti saat pengisian ulang tabung di stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE)," katanya.

Tabung-tabung yang tak ber-SNI, langsung dikembalikan Pertamina ke pabrikan karena masih masuk masa garansi yang biasanya ditetapkan selama lima tahun.

Untuk itu, ia menjamin seluruh tabung gas di masyarakat dalam kondisi aman. "Dengan inspeksi yang ketat dilakukan Pertamina. Mereka menjamin tabung gas dijamin aman," ungkapnya.

Indroyono menambahkan, pada saat ini ada 60 juta tabung yang berada di pasar. Di mana 45 juta tabung tersebut ada di masyarakat dan sisanya, 15 juta tabung milik Pertamina untuk diputar.

"Jadi Kalau yang tak ber-SNI ditarik, cadangan tabung untuk menggantikannya sudah tersedia," ungkapnya.